Liputanedukasi.com, Bangka Belitung – Tim dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di UMKM Dwiky Kricu, Kelurahan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Kamis (02/07/2026)
Keaktifan tiga dosen Dewi Tumatul Ainin, M.Si., Eko Sulistyo, M.T., dan Harwadi, M.Ed., sebagai tim pengabdian masyarakat
bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, kualitas sumber daya manusia, serta daya saing produk melalui penerapan teknologi tepat guna dan pelatihan manajemen usaha yang didanai melalui Program BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026.
Saat ditemui diruangannya, Rabu (05/08/2026) Ketua tim PKM, Dewi Ainin Tumatul, M.Si., menjelaskan sebelum adanya pendampingan, proses produksi ampiang di UMKM Dwiky Kricu masih dilakukan secara manual sebab dimulai dari penggilingan telur cumi, pengadonan, penirisan minyak setelah penggorengan hingga proses pengemasan membutuhkan waktu yang relatif lama dan melibatkan banyak tenaga kerja sehingga menjadi kendala ketika pelaku usaha menerima pesanan dalam jumlah besar,” pungkasnya.
Dewi menyoroti, selain menghadirkan inovasi teknologi, tim PKM juga memberikan pelatihan mengenai manajemen usaha dan manajemen pemasaran agar mampu memperkuat kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha sekaligus memperluas pemasaran, tidak hanya secara langsung tetapi juga melalui platform digital.
” Adanya penerapan teknologi tepat guna berharap kapasitas produksi meningkat, pendapatan pelaku usaha bertambah, kualitas sumber daya manusia semakin baik, serta produk yang dihasilkan memiliki standar yang lebih baik,” ucapnya.
Ditempat yang sama, anggota tim PKM, Eko Sulistyo, M.T., mengungkapkan sinergi antara penerapan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci agar UMKM mampu berkembang secara berkelanjutan.
” Karena teknologi tepat guna serta pelatihan manajemen usaha dan pemasaran, kami berharap produk UMKM dapat terus berkembang dan mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional,” tandasnya.
Sejalan dengan itu, Harwadi, M.Ed. berkomentar dari segi perawatan terhadap peralatan teknologi yang telah diberikan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan terhindar dari kerusakan serta pendampingan UMKM tidak berhenti dalam penyerahan alat maupun mencakup pemantauan terhadap pemanfaatan teknologi sesuai kebutuhan pelaku usaha,” tegasnya.
Selanjutnya, program pengabdian ini tim PKM Polman Babel tidak henti-hentinya mendukung pengembangan UMKM melalui penerapan inovasi teknologi, penguatan manajemen usaha, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia karena perguruan tinggi vokasi terbaik Bangka Belitung mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas,” Akhir Harwadi. (Tim)





